Ads 468x60px

Senin, 27 Mei 2013

Menambahkan tombol shutdown pada Raspberry Pi

Raspberry Pi secara default tidak disertai dengan tombol shutdown untuk mematikan Raspberry Pi. Cara umum yang sering digunakan untuk mematikan Raspberry Pi adalah dengan mengetikan perintah "sudo halt" atau menekan tombol Shutdown yang ada pada tampilan OS dari Raspberry Pi.
Kelemahan dari cara ini adalah Raspberry Pi harus terhubung ke monitor dan keyboard ataupun mouse.

Cara lain adalah dengan menambahkan switch eksternal yang terhubung ke salah satu pin di Raspberry Pi.


Setelah merangkai rangkaian switch, maka download program untuk Raspberry Pi agar dapat mengenali penekanan tombol dan kemudian mengirimkan sinyal shutdown.

https://github.com/InnovativeElectronics/RaspberryPi-autoShutDown

Perihal video cara penggunaan, dapat dilihat pada di YoutTube [IEVideoChannel].


Perhatian :
Apabila sudah mengaktifkan fitur Autorun StartUp, maka pastikan setiap kali menghidupkan Raspberry Pi, pada pin 7 selalu terhubung ke rangkaian Switch. Jika tidak, maka Raspberry Pi akan otomatis mati setelah beberapa saat masuk ke Desktop.
Hal ini dikarenakan state dari Pin 7 yang mengambang dan program akan menganggap adanya penekanan tombol shutdown.

Rabu, 22 Mei 2013

Pengalamatan 7-bit dan 8-bit pada komunikasi I2C Arduino


Tiap device dengan antarmuka I2C pasti memiliki alamat yang akan digunakan dalam proses komunikasinya. Alamat tersebut harus bersifat unik untuk masing-masing device yang terhubung dalam satu bus I2C. Adapun I2C memiliki beberapa jenis pengalamatan, namun yang umum digunakan adalah pengalamatan 7-bit dan 8-bit.

Arduino mendukung I2C dengan format pengalamatan 7-bit. Format pengalamatan 7-bit menggunakan 8-bit data dimana 7-bit MSB digunakan sebagai alamat device, dan 1-bit terakhir digunakan sebagai bit read/write untuk penanda operasi baca atau tulis. Ilustrasi pengalamatan 7-bit I2C adalah seperti pada gambar di bawah.


Format pengalamatan 8-bit sebenarnya adalah sama dengan format pengalamatan 7-bit, hanya saja bit read/write diikutkan sebagai alamat bersama dengan 7-bit sebelumnya. Maka dari itu device dengan format pengalamatan 8-bit memiliki dua buah alamat (untuk operasi baca dan tulis). Sebagai contoh adalah modul sensor DT-Sense Temperature Sensor. Modul tersebut memiliki dua buah alamat (untuk operasi baca dan tulis) untuk tiap pengaturan jumper address-nya.


Agar DT-Sense Temperature Sensor dapat digunakan bersama dengan modul Arduino, maka format pengalamatan 8-bit DT-Sense Temperature Sensor harus disesuaikan ke dalam format pengalamatan 7-bit. Penyesuaian dapat dilakukan dengan cara seperti yang diilustrasikan pada gambar di bawah.


Sebagai contoh, jika alamat DT-Sense Temperature Sensor adalah 0xE0 untuk operasi baca dan 0xE1 untuk operasi tulis, maka kita lakukan operasi shift right sebanyak 1-bit pada salah satu alamat saja. Hasil dari shift right 1-bit untuk alamat baca maupun tulis diatas adalah 0x70. Nilai inilah yang dapat digunakan pada Arduino untuk proses komunikasinya dengan DT-Sense Temperature Sensor. Hal ini tidak hanya berlaku pada produk DT-Sense Temperature Sensor saja, namun dapat diterapkan untuk semua produk Innovative Electronics yang menggunakan pengalamatan 8-bit.

sumber: http://www.totalphase.com/support/kb/10039/

Selamat berinovasi!!!!!!!

Jumat, 17 Mei 2013

Penggunaan modul-modul dari Innovative Electronics dengan modul Arduino ataupun Arduino Compatible

Seiring dengan semakin berkembangnya pengguna modul mikrokontroler Arduino maka semakin banyak pula aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan modul mikrokontroler Arduino. Sebagai contoh : Memantau suhu ruangan dengan menggunakan Arduino, Memantau konsentrasi gas tertentu disuatu ruangan dengan menggunakan Arduino, dan masih banyak lagi.

Nah, dari Ardunio sendiri telah menyediakan layout board yang memungkinkan untuk modul-modul sensor ataupun modul peripheral lainya untuk dapat langsung terhubung ke board Arduino. Modul sensor ataupun pelengkap tersebut pada umumnya dinamakan Shield.

Salah satu contoh shield Ardunio
Kemudian muncul pertanyaan, apakah kemudian modul-modul sensor ataupun modul peripheral yang tidak memiliki layout Arduino (tidak berbentuk Shield untuk Arduino) tidak bisa dihubungkan dengan modul Arduino?
Sebagai contoh modul dari Innovative Electronics, yaitu DT-Sense Temperature Sensor, apakah modul ini dapat terhubung ke modul Arduino?
Jawabnya adalah BISA
Bagaimana caranya?

Kita lihat saja pada spesifikasi pada modul sensor ataupun modul peripheral yang akan digunakan.
Jenis antarmuka apa saja yang disediakan oleh modul tersebut untuk dapat terhubung ke modul mikrokontroler?

Sebagai contoh modul DT-Sense Temperature Sensor.
Modul ini memiliki 2 jenis antamruka yang dapat digunakan untuk terhubung ke mikrokontroler, yaitu UART TTL dan I2C.

Fitur antarmuka yang dimiliki oleh DT-Sense Temperature Sensor
Berdasarkan dari informasi ini, maka bisa diambil keseimpulan bahwa DT-Sense Temperature Sensor dapat terhubung ke modul Arduino dengan menggunakan salah satu antarmuka yang disediakan, yaitu UART TTL atau I2C.

Koneksi modul sensor dari Innovative Electronics dengan menggunakan antarmuka UART TTL
Koneksi modul sensor dari Innovative Electronics dengan menggunakan antarmuka I2C
Setelah koneksi pin terhubung dengan benar langkah selanjutnya adalah memprogram Arduino agar dapat berkomunikasi dengan modul sensor tersebut sesuai dengan jensi antarmuka yang digunakan.

Informasi tambahan :
Untuk antarmuka I2C, pada Arduino menggunakan metode pengalamatan device I2C 7-bit, sedangkan pada modul-modul dari Innvoative Electronics menggunakan pengalamatan device I2C 8-bit (AVR GCC, BASCOM-AVR, CodeVisionAVR meenggunakan pengalamatan device I2C 8-bit).

Selamat berinovasi!!!!!!!

Rabu, 15 Mei 2013

Application Note Innovative Electronics bulan Mei 2013

Pada awal Mei 2013 Innovative Electronics telah menyediakan 2 Application Note terbaru, yaitu AN207 dan AN208.
Pada AN207 menyediakan library Arduino untuk mengakses Vinculum USB Host Starter Kit melalui antarmuka UART.
Sedangkan pada AN208 menyediakan library Arduino untuk mengakses Vinculum USB Host Starter Kit melalui antarmukan Parallel.

Perihal informasi jelas perihal aplikasi ini dapat langsung mengunjungi website kami.
www.InnovativeElectronics.com