Ads 468x60px

Selasa, 01 Oktober 2013

4 Library Arduino Baru untuk produk SPC Series

Arduino merupakan platform pengembangan mikrokontroler yang saat ini tentu sudah tidak asing di telinga para developer embedded system. Arduino menawarkan kemudahan perancangan hingga implementasi sistem sehingga para developer tidak lagi dipusingkan dengan proses pemrograman mikrokontroler. Kemudahan tersebut tentu memberikan kontribusi yang cukup besar apabila kita ingin membuat suatu sistem yang kompleks dengan ongkos minimal. Ongkos disini tentu tidak terkait secara langsung dengan Rupiah, namun waktu dan sumber daya yang akan dibutuhkan.

Tidak bisa tidak, salah satu sebab maraknya penggunaan Arduino tentu berasal dari dukungan forum yang dapat berupa diskusi, konsultasi, hingga sharing kode dan library. Innovative Electronics tentu tidak ingin ketinggalan untuk berkontribusi. Saat ini, Innovative Electronics sudah menyediakan 4 library baru untuk produk SPC series yang siap digunakan. Adapun produk-produk tersebut adalah:

SPC Blue-Link (antarmuka UART TTL) - library

SPC Keymatic (antarmuka I2C) - library


SPC Motor Controller (antarmuka I2C, membutuhkan library WireIE) - library


SPC Infrared Tranceiver (antarmuka UART TTL) - library

Prosedur instalasi library Arduino dapat ditemukan pada posting sebelumnya, yaitu library WireIE.
Selamat Berinovasi!

Senin, 30 September 2013

AN215 : Simple Motion Sensing

Saat ini sudah bayak sekali jenis perangkat input yang dapat kita jadikan pilihan untuk mengembangkan berbagai aplikasi embedded system. Beberapa diantaranya adalah seperti keyboard, sensor cahaya, sensor gas, load cell (untuk mendeteksi berat), sensor suhu, dll. Dapat dikatakan bahwa seluruh perangkat input/sensor yang ada pada suatu sistem merupakan indera yang digunakan agar sistem dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitar.


Saat ini, salah satu sensor yang sedang mengalami masa "booming" adalah accelerometer. Kita dapat menjumpai berbagai device dimana teknologi accelerometer sudah digunakan. Beberapa contohnya adalah handphone, console game, kamera digital, peralatan medis, dll. Apabila kita, manusia, menggunakan telinga sebagai accelerometer, maka kita dapat menggunakan DT-Sense 3 Axis Accelerometer sebagai accelerometer pada sistem yang akan kita kembangkan!

Sebagai contoh, pada akhir bulan September ini Innovative Electronics telah mengeluarkan contoh aplikasi dari DT-Sense 3 Axis Accelerometer.


Aplikasi ini menggunakan modul Arduino sebagai kontroler utamanya serta DT-I/O Graphic LCD 128x64 Yellow Green Backlight V2.0 sebagai penampil informasi pada user.

Informasi lebih detil mengenai artikel tersebut dapat ditemukan pada link ini.
Spesifikasi dari masing-masing produk yang digunakan dapat ditemukan pada website Innovative Electronics.

Sabtu, 07 September 2013

Mengendalikan Robot Beroda dengan Komputer Tablet

Komputer tablet saat ini seakan sudah menjadi kebutuhan mendasar bagi sebagaian penduduk Indonesia. Menurut laporan dari www.tempo.co, Indonesia merupakan pasar komputer terbesar di antara 6 negara di kawasan Asia Tenggara, seperti : Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Indonesia dan Filipina.
Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2013/07/23/061498787/Indonesia-Pasar-Terbesar-Penjualan-Tablet

Seiring meluasnya penggunaan komputer tablet, maka cukup banyak aplikasi yang tadinya ditanamkan di dalam sebuah PC/Notebook sekarang beralih ke komputer tablet. Salah satunya adalah AN WiFi Tank dan AN Blue Tank. Apabila beberapa tahun yang lalu pengendalian robot biasa dilakukan oleh sebuah PC, maka pada aplikasi tersebut pengendalian robot bisa dilakukan dengan menggunakan komputer tablet melalui koneksi Bluetooth atau WiFi.

Aplikasi ini menunjukan cara pengaturan gerakan dari robot tank yang dapat bergerak maju, mundur, belok kanan dan kiri sesuai dengan posisi ataupun pergerakan dari komputer tablet.
Agar komputer tablet ini dapat mengatur gerakan dari robot tank, maka terlebih dahulu melakukan instalasi program yang telah disediakan.

AN WiFi Tank


AN Blue Tank

Aplikasi ini menggunakan rangka robot tank dari Innovative Electronics.

Senin, 26 Agustus 2013

AN214 : Simple Web Server menggunakan DT-AVR Inoduino dan WIZ820io

Pada bulan Agustus 2013 ini, Innovative Electronics kembali menghadirkan contoh aplikasi dengan berbasiskan mikrokontroler. Pada kesempatan kali ini, aplikasi yang akan dibahas adalah aplikasi WebServer sederhana dengan menggunakan modul mikrokontroler DT-AVR Inoduino yang merupakan modul mikrokontroler Arduino Compatible dari Innovative Electronics.


AN214  menjelaskan secara singkat pembuatan aplikasi WebServer yang digunakan untuk mengatur ataupun membaca Pin I/O dari DT-AVR Inoduiono.


Aplikasi ini menggunakan modul WIZ820io dari WIZnet yang merupakan modul Ethernet Controller yang telah dilengkapi dengan TCP/IP Hardware Chip, PHY dan MAG-JACK. Modul WIZ820io memiliki antarmuka SPI untuk saling bertukar informasi dengan modul mikrokontroler.


Penjelasan detil mengenai aplikasi ini ataupun aplikasi yang lain, dapat dilihat pada link ini.
Penjelasan detil mengenai produk-produk yang digunakan pada aplikasi ini dapat dilihat pada situs Innovative Electronics.

Kamis, 01 Agustus 2013

7 Produk Baru dari Innovative Electronics periode Juni - Juli 2013

Pada periode bulan Juni - Juli 2013, Innovative Electronics 7 produk baru, yaitu :

  1. DT-AVR Neo Low Cost Micro System
    DT-AVR Neo Low Cost Micro System

  2. DT-AVR Neo Low Cost Nano System
    DT-AVR Neo Low Cost Nano System
  3. DT-AVR Leoduino
    DT-AVR Leoduino
  4. EMS WiFi Shield
    EMS WiFi Shield
  5. EMS Blue Shield
    EMS Blue Shield
  6. DT-ARM LCP11U14 Board
    DT-ARM LPC11U14 Board
  7. DT-AVR NUC120 Board
    DT-ARM NUC120 Board
Produk-produk dapat dibeli melalui dealer-dealer kami yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia.

Rabu, 31 Juli 2013

Implementasi ISD9160 untuk aplkasi HMI dengan konsumsi daya yang rendah

ISD9160 merupakan IC mikrokontroler dari Nuvoton yang telah berbasisARM Cortex-M0 dan dilengkapi dengan Chip Audio internal. Dengan hadirnya fungsi Chip Audio internal, maka mikrokontroler ini dapat dengan mudah difungsikan aplikasi Voice Recognition sehingga sangat cocok digunakan sebagai kontroler untuk sistem HMI (Human Machine Interface).

ISD9160 memiliki fitur 6 mode power-saving yang sangat cocok digunakan untuk aplikasi HMI yang berdaya renda  :

  1. Deep Power Down (DPD)
  2. Standby Power Down (SPD)
  3. Deep Deep Sleep (DDS)
  4. Deep Sleep (DS)
  5. Sleep (S)
  6. Active Mode
Selain itu, ISD9160 juga memiliki fitur khusus sehingga bisa mendukung dalam pembuatan aplikasi HMI :
  1. Button / Switch / Keypad / LED : miliki intenal GPIO yang bisa digunakan sebagai Input/Output
  2. LED Gradual Dimming : Memiliki fungsi intenal PWM untuk aplikasi dimmer LED
  3. Speaker / Buzzer : Memiliki internal Audio Class D Speaker Driver
  4. Touch Sense : Memiliki fungsi untuk membaca inputan penekanan dari capasitive touch screen
  5. Voice Recognition : Memiliki kemampuan untuk mengenali suara yang diterima

Informasi lengkap mengenai fitur Power Saving Mode dari ISD9160 dapat dilihat pada file ini.

Rabu, 24 Juli 2013

IE Wiki : Wiki Page Untuk Produk-Produk Innovative Electronics

Innovative Electronics saat ini menghadirkan informasi layanan produk yang cukup jelas melalui halaman Wiki. IE Wiki bukan merupakan pengganti situs resmi kami (www.InnnovativeElectronics.com), melainkan situs pelengkap dari situs resmi yang akan memuat informasi detil tentang produk-produk dari Innovative Electronics. Situs IE Wiki dapat diakses melalui URL : http:\\wiki.innovativeelectronics.com.

Informasi produk yang ada pada halaman IE Wiki akan kami update secara berkala. Perihal saran dan kritik dapat disampaikan melalui email : support@innvovativeelectronics.com

Selamat Berinovasi!!!

Sabtu, 13 Juli 2013

[OVERVIEW] Produk WIZnet berbasis WiFi, Serial to Ethernet dan WebServer

Berikut ini penjelasan singkat tentang beberapa produk WIZnet yang telah dilengkapi dengan fitur WiFi.
WIZnet Wi-Fi products.pdf
Pada dokumen ini dijelaskan fitur-fitur unggulan untuk setiap produk dari WIZnet yang menggunakan fitur WiFi. Selain itu, pada dokumen ini juga dijelaskan secara singkat cara penggunaan dan aplikasi yang dapat dikembangkan dengan menggunakan modul-modul tersebut.

Selain dokumen tentang modul WiFi, WIZnet juga menyediakan dokumen pendukung untuk produk-produk dari WIZnet yang menggunakan fitur Ethernet, seperti modul Serial to Ethernet, WebServer, dll.
WIZnet S2E products.pdf

Selamat Berinovasi!!!

Sabtu, 06 Juli 2013

Library EagleCAD untuk komponen W5200

WIZnet telah menyediakan library W5200 untuk EagleCAD. Library tersebut dapat ditemukan pada Wiznet Github


Selamat Berinovasi!!!

Selasa, 02 Juli 2013

Library WireIE Untuk Modul Mikrokontroler Arduino

Saat ini penggunaan modul mikrokontroler Arduino semakin banyak dan semakin bervariasi juga aplikasi yang dihasilkan dari modul mikrokontroler asal Italia ini. Beberapa pertanyaan kemudian muncul, apakah modul-modul dari Innovative Electronics dapat dihubungkan dengan modul mikrokontroler Arduino?
Secara logika, bisa. Karena modul-modul sensor ataupun smart controller dari Innovative Electronics menyediakan antarmuka yang juga dimiliki oleh modul-modul Arduino.

Kendala terjadi ketika menggunakan antarmuka I2C. Selain masalah pengalamatan I2C yang berbeda, tetapi juga frekuensi SCK untuk antarmuka I2C yang dimiliki oleh library Arduino adalah 100kHz.
Sesuai dengan keterangan di manual produk Innovaitve Electronics, sebagian besar modul-modul dari Innovative Electronics hanya dapat menerikan frekuensi SCK maksimal 50kHz.

Sebenarnya masalah ini bisa diatasi dengan memberikan perintah TWBR = 192 pada program Arduino. Akan tetapi hal ini tidak bisa untuk modul DT-Sense Color Sensor. Nah, sebagai solusinya, Innovaitve Electronics menggunakan library I2C dari Peter Fleury yang sudah kami modifikasi agar dapat bekerja pada lingkungan Arduino IDE.

Berikut ini langkah-langkah dalam menggunakan Library WireIE :
  • Download Library WireIE
  • Tutup Program Arduino IDE
  • Ekstrak file tersebut sehingga muncul folder WireIE
  • Salin folder WireIE ke folder library Arduino 
  • ...\arduinoIDE-x.x.x\arduino-x.x.x\libraries (x merupkan versi dari Arduino)
  • Setelah itu, buka kembali program Arduino IDE
  • Pilih menu File | Examples | WireIE, kemudian pilih salah satu contoh program yang diperlukan.
  • Setelah dipilih, compile, dan upload.

Pastikan sebelum merangkan memasukan program, koneksi hardware sudah terhubung dengan benar.

Arduino                     Modul IE                  
SDA            <=>       SDA
SCL             <=>       SCL
GND            <=>       GND


Library WireIE v.1.1 disertai dengan contoh program untuk modul :
  • DT-Sense Color Sensor
  • DT-Sense Temperature Sensor
  • SPC Neo Stepper Motor

Library akan terus kami update secara berkala dengan melakukan perubah versi untuk library WireIE.

Selamat Berinovasi!!!!!!!!

Senin, 01 Juli 2013

Update Terbaru Application Note dari Innovative Electronics

Pada akhir awal bulan Juli ini Innovative Electronics kembali mengerluarkan 2 buah aplikasi yang dapat dijadikan sumber referensi dalam penggunaan modul-modul dari Innovative Electronics ataupun sebagi ide dalam membuat sistem yang lebih kompleks.

Application Note yang terbaru adalah :
  1. AN211 : Pemantuan Suhu Melalui Koneksi TCP/IP
    TCP/IP saat ini sudah mulai berkembangkan dan diimplementasikan ke dalam berbagai produk elekrronika. Pada aplikasi ini akan membahas tentang pemantauan suhu ruangan dengan menggunakan jalur komunikasi TCP/IP.
  2. AN212 : Monitor Arus pada Motor DC dengan DT-Sense Current Sensor with OpAmp
    Modul DT-Sense Current Sensor merupakan salah satu sensor dari Innovative Electronics yang bisa digunakan untuk membaca arus dalam rangkaian elektronika. Pada aplikasi ini akan dijelaskan cara penggunaan modul DT-Sense Current Sensor dengan menggunakan modul Arduino Compatible, yaitu DT-AVR Inoduino. Hasil dari pembacaan arus akan dikirimkan ke PC untuk ditampilkan dalam bentuk grafik.

Kumpulan aplikasi yang lain dapat ditemukan pada situs kami.
www.InnovatiaveElectronics.com

Sabtu, 22 Juni 2013

Cara Update Firmware dari WizFi210 agar mampu mendukung antarmuka SPI

Langkah awal untuk melakukan update firmware adalah sebagai berikut :

  • WizFi210 harus dalam menu "RUN mode" dengan menghubungkan pin 32 (UART1_RTS) ke GND
  • Hubungkan pin 40 (UART0_TXD), pin 42 (UART0_RXD) ke COM PORT PC melalui rangkaian converter TTL to RS-232.
Rangkaian untuk melakukan update firmware WizFi210

Pengaturan program PC

  1. Software yang akan digunakan adalah sebagai berikut : 
    1. WIZSmartScript 
    2. SPI Firmware untuk WizFi210 | gunakan firmware yang ada di folder SPI
  2. Copy file-file firmware SPI ke dalam foler AppFWfile yang ada di WIZSmartScript.
  3. Ubah nama file-file tersebut menjadi s2w-app1.bin, s2w-app2.bin and WFW.bin“.
  4. Atur parameter Group ke "U. JIG (User)" dan set Script ke "2. Flash Write (WLAN, APP, Clear)"
  5. Ubah nilai COM Port sesuai dengan COM Port yang digunakan, dan sesuaikan nilai baudrate menjadi 115200.
Folder of WizSmartScript program
Running WizSmartScript

Pengaturan ulang alamat MAC

Setelah melakukan update firmware, alamat MAC harus dikonfigurasi ulang dengan mengirimkan perintah melalui AT command. Pada contoh aplikasi ini akan menggunakan modul Arduino untuk melakukan update firmware.
  • Download library WizFi Shield Library WizFi2x0.zip, TimerOne.zip
  • Copy file-file terserbut ke folder "library" di dalam folder Arduino
  • Kemudian buka sketch MAC writing yang bisa di download melalui link berikut ini.
  • Buka program terminal, ketikan karakter "S" dan kemudian kirimkan alamat MAC, contoh “0008DC1A4BF8″




Jumat, 21 Juni 2013

Cubieboard, mini PC alternatif untuk Raspberry Pi

Saat ini, dunia elektronika sedang dimarakkan dengan kehadiran berbagai modul mini PC. Kemampuan komputer yang dikemas dalam dimensi ringkas menjadikan modul mini PC cocok digunakan untuk berbagai aplikasi embedded yang membutuhkan kehadiran komputer. Modul mini PC yang tentunya sudah tidak asing lagi adalah Raspberry Pi.

Sebagai alternatif, Tom Cubie dan rekan satu tim-nya menghadirkan Cubieboard, yaitu modul mini PC yang berbasiskan mikoprosesor Allwinner A10 ARM-Cortex A8 dengan clock system hingga 1 GHz. Selain itu, untuk pengaksesan device eksternal Cubieboard menyediakan 96 header pin dengan pitch 2 mm yang sebagian besar dapat difungsikan sebagai pin I/O. Cubieboard mendukung sistem operasi Android (default, ICS) ataupun Linux yang mendukung arsitektur ARM seperti ArchLinux, Debian, Fedora, Linaro, Ubuntu, dll.


Spesifikasi singkat :
- Catu daya : 5 VDC
- Berbasis mikroprosesor : ARM Cortex A8 1GHz, A10
- Jumlah port I/O : 96 pin header
- Port antarmuka :
        I2C
        SPI
        RGB/LVDS
        CSI/TS
        FM-IN
        ADC
        CVBS
        VGA
        SPDIF-OUT
        R-TP, dll.
- Bootloader : internal OS
- Fitur :
        1 GB RAM DDR3
        2x USB Port
        uSD Card Slot
        SATA connector
        4 GB NAND Flash
        Mali400 open GL GPU
        HDMI Port, Ethernet Port, 1x IR
- Dimensi : 10 x 6 cm

Adapun Raspberry Pi dibahas pada berbagai forum, sehingga dukungan teknis untuk penggunaannya dapat dengan mudah ditemukan. Namun jika Anda lebih mementingkan performance dan memang lebih suka "meng-oprek", Cubieboard dapat Anda jadikan salah satu bahan pertimbangan.

Sabtu, 08 Juni 2013

Assembler alternatif AT89S untuk Windows 7 64-bit

Bagi para developer mikrokontroler keluarga AT89S yang sudah menggunakan sistem operasi Windows 7 64-bit, program ASM51.EXE yang terdapat pada DVD produk IE tidak dapat digunakan. Hal tersebut dikarenakan program tersebut merupakan versi lama, sehingga belum mendukung sistem operasi 64-bit. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan program C51ASM dari Atmel yang dapat ditemukan pada link http://www.atmel.com/tools/C51ASM.aspx.

Langkah penggunaan program C51ASM pada Windows 7 adalah sebagai berikut:
  1. Download program C51ASM melalui link di atas pada bagian C51ASM v1.2 for Windows - Manual Install.
  2. Extract file hasil download, c51asm_win_1-2.zip, kemudian letakkan pada suatu directory. Pada contoh ini kita letakkan hasil extract tersebut pada C:\.
  3. Buka jendela Command Prompt, kemudian arahkan directory ke C:\C51ASM\BIN.


  4. Copy file *asm yang berisi kode program mikrokontroler pada direktori C:\C51ASM\BIN. Pada contoh ini file *asm yang digunakan adalah LCmicro.ASM yang dapat ditemukan pada DVD produk IE.


  5. Ketikkan perintah C51ASM.exe LCmicro.asm pada jendela Command Prompt, sehingga dihasilkan file LCmicro.hex.



Demikian artikel singkat ini, selamat berinovasi!!

Senin, 27 Mei 2013

Menambahkan tombol shutdown pada Raspberry Pi

Raspberry Pi secara default tidak disertai dengan tombol shutdown untuk mematikan Raspberry Pi. Cara umum yang sering digunakan untuk mematikan Raspberry Pi adalah dengan mengetikan perintah "sudo halt" atau menekan tombol Shutdown yang ada pada tampilan OS dari Raspberry Pi.
Kelemahan dari cara ini adalah Raspberry Pi harus terhubung ke monitor dan keyboard ataupun mouse.

Cara lain adalah dengan menambahkan switch eksternal yang terhubung ke salah satu pin di Raspberry Pi.


Setelah merangkai rangkaian switch, maka download program untuk Raspberry Pi agar dapat mengenali penekanan tombol dan kemudian mengirimkan sinyal shutdown.

https://github.com/InnovativeElectronics/RaspberryPi-autoShutDown

Perihal video cara penggunaan, dapat dilihat pada di YoutTube [IEVideoChannel].


Perhatian :
Apabila sudah mengaktifkan fitur Autorun StartUp, maka pastikan setiap kali menghidupkan Raspberry Pi, pada pin 7 selalu terhubung ke rangkaian Switch. Jika tidak, maka Raspberry Pi akan otomatis mati setelah beberapa saat masuk ke Desktop.
Hal ini dikarenakan state dari Pin 7 yang mengambang dan program akan menganggap adanya penekanan tombol shutdown.

Rabu, 22 Mei 2013

Pengalamatan 7-bit dan 8-bit pada komunikasi I2C Arduino


Tiap device dengan antarmuka I2C pasti memiliki alamat yang akan digunakan dalam proses komunikasinya. Alamat tersebut harus bersifat unik untuk masing-masing device yang terhubung dalam satu bus I2C. Adapun I2C memiliki beberapa jenis pengalamatan, namun yang umum digunakan adalah pengalamatan 7-bit dan 8-bit.

Arduino mendukung I2C dengan format pengalamatan 7-bit. Format pengalamatan 7-bit menggunakan 8-bit data dimana 7-bit MSB digunakan sebagai alamat device, dan 1-bit terakhir digunakan sebagai bit read/write untuk penanda operasi baca atau tulis. Ilustrasi pengalamatan 7-bit I2C adalah seperti pada gambar di bawah.


Format pengalamatan 8-bit sebenarnya adalah sama dengan format pengalamatan 7-bit, hanya saja bit read/write diikutkan sebagai alamat bersama dengan 7-bit sebelumnya. Maka dari itu device dengan format pengalamatan 8-bit memiliki dua buah alamat (untuk operasi baca dan tulis). Sebagai contoh adalah modul sensor DT-Sense Temperature Sensor. Modul tersebut memiliki dua buah alamat (untuk operasi baca dan tulis) untuk tiap pengaturan jumper address-nya.


Agar DT-Sense Temperature Sensor dapat digunakan bersama dengan modul Arduino, maka format pengalamatan 8-bit DT-Sense Temperature Sensor harus disesuaikan ke dalam format pengalamatan 7-bit. Penyesuaian dapat dilakukan dengan cara seperti yang diilustrasikan pada gambar di bawah.


Sebagai contoh, jika alamat DT-Sense Temperature Sensor adalah 0xE0 untuk operasi baca dan 0xE1 untuk operasi tulis, maka kita lakukan operasi shift right sebanyak 1-bit pada salah satu alamat saja. Hasil dari shift right 1-bit untuk alamat baca maupun tulis diatas adalah 0x70. Nilai inilah yang dapat digunakan pada Arduino untuk proses komunikasinya dengan DT-Sense Temperature Sensor. Hal ini tidak hanya berlaku pada produk DT-Sense Temperature Sensor saja, namun dapat diterapkan untuk semua produk Innovative Electronics yang menggunakan pengalamatan 8-bit.

sumber: http://www.totalphase.com/support/kb/10039/

Selamat berinovasi!!!!!!!

Jumat, 17 Mei 2013

Penggunaan modul-modul dari Innovative Electronics dengan modul Arduino ataupun Arduino Compatible

Seiring dengan semakin berkembangnya pengguna modul mikrokontroler Arduino maka semakin banyak pula aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan modul mikrokontroler Arduino. Sebagai contoh : Memantau suhu ruangan dengan menggunakan Arduino, Memantau konsentrasi gas tertentu disuatu ruangan dengan menggunakan Arduino, dan masih banyak lagi.

Nah, dari Ardunio sendiri telah menyediakan layout board yang memungkinkan untuk modul-modul sensor ataupun modul peripheral lainya untuk dapat langsung terhubung ke board Arduino. Modul sensor ataupun pelengkap tersebut pada umumnya dinamakan Shield.

Salah satu contoh shield Ardunio
Kemudian muncul pertanyaan, apakah kemudian modul-modul sensor ataupun modul peripheral yang tidak memiliki layout Arduino (tidak berbentuk Shield untuk Arduino) tidak bisa dihubungkan dengan modul Arduino?
Sebagai contoh modul dari Innovative Electronics, yaitu DT-Sense Temperature Sensor, apakah modul ini dapat terhubung ke modul Arduino?
Jawabnya adalah BISA
Bagaimana caranya?

Kita lihat saja pada spesifikasi pada modul sensor ataupun modul peripheral yang akan digunakan.
Jenis antarmuka apa saja yang disediakan oleh modul tersebut untuk dapat terhubung ke modul mikrokontroler?

Sebagai contoh modul DT-Sense Temperature Sensor.
Modul ini memiliki 2 jenis antamruka yang dapat digunakan untuk terhubung ke mikrokontroler, yaitu UART TTL dan I2C.

Fitur antarmuka yang dimiliki oleh DT-Sense Temperature Sensor
Berdasarkan dari informasi ini, maka bisa diambil keseimpulan bahwa DT-Sense Temperature Sensor dapat terhubung ke modul Arduino dengan menggunakan salah satu antarmuka yang disediakan, yaitu UART TTL atau I2C.

Koneksi modul sensor dari Innovative Electronics dengan menggunakan antarmuka UART TTL
Koneksi modul sensor dari Innovative Electronics dengan menggunakan antarmuka I2C
Setelah koneksi pin terhubung dengan benar langkah selanjutnya adalah memprogram Arduino agar dapat berkomunikasi dengan modul sensor tersebut sesuai dengan jensi antarmuka yang digunakan.

Informasi tambahan :
Untuk antarmuka I2C, pada Arduino menggunakan metode pengalamatan device I2C 7-bit, sedangkan pada modul-modul dari Innvoative Electronics menggunakan pengalamatan device I2C 8-bit (AVR GCC, BASCOM-AVR, CodeVisionAVR meenggunakan pengalamatan device I2C 8-bit).

Selamat berinovasi!!!!!!!

Rabu, 15 Mei 2013

Application Note Innovative Electronics bulan Mei 2013

Pada awal Mei 2013 Innovative Electronics telah menyediakan 2 Application Note terbaru, yaitu AN207 dan AN208.
Pada AN207 menyediakan library Arduino untuk mengakses Vinculum USB Host Starter Kit melalui antarmuka UART.
Sedangkan pada AN208 menyediakan library Arduino untuk mengakses Vinculum USB Host Starter Kit melalui antarmukan Parallel.

Perihal informasi jelas perihal aplikasi ini dapat langsung mengunjungi website kami.
www.InnovativeElectronics.com

Jumat, 05 April 2013

Application Note Innovative Electronics bulan April 2013

Pada awal bulan April 2013, Innovative Electronics kembali mengeluarkan 2 buah AN (Application Note) yang membahas tentang cara penggunaan motor servo AX-12 untuk aplikasi line follower dan ball tracker.
Berikut ini video dari Application Note tersebut :



Download Source Code :
AN205
AN206

Informasi detil tentang produk-produk tersebut dapat dilihat pada situs Innovative Electronics.

Senin, 01 April 2013

Pelatihan Raspberry Pi

Divisi training Innovative Electronics mengadakan pelatihan tentang implementasi Raspberry Pi dalam dunia elektronika. Adapun materi yang disajikan meliputi :
  • Pengenalan dasar Raspberry Pi dan Raspbian
  • Pemrograman bahasa C (UART, I2C, GPIO)
  • Pemrograman bahasa  Python (UART, I2C, GPIO)
  • Pemrograman bahasa Java (UART, I2C, GPIO)
  • Pemrograman visual Qt (Python dan C++)
  • WebServer (Python)





Informasi pendaftaran :
Theresia
Tlp : 031-5039436 ext 23
Hp : 085231995647
Divisi Training Innovative Electronics

Jumat, 08 Maret 2013

ROBOTIS KidsLab Indonesia

Telah dibuka kelas pelatihan robotika bagi anak-anak/remaja dengan menggunakan kit robot dari ROBOTIS.
Pelatihan ini menggunakan sistem pengajaran STEM (Science Technology Engineering Mathematics) yang mana tidak hanya mengajarkan cara membuat robot, tetapi juga membantu anak-anak dalam memahami pelajaran disekolah dengan cara menerapkannya pada sebuah robot.

Selain itu, pelatihan ini juga mengajarkan kreatifitas, kerja sama antar tim dan tanggung jawab dalam menyelesaiakan suatu tugas.

Informasi lebih lanjut hubungi :

Theresia
Tlp : 031-5039435 / 085231995647

Senin, 18 Februari 2013

Pelatihan Basic Ardunio Training [16 Februari 2013]

Pada tanggal 16 Februari 2013, DigiWare dan Innovative Electronics kembali bekerja sama untuk mengadakan Basic Arduino Training untuk yang ketiga kalinya di Surabaya. Bertempat di Ruko RMI blok E-23, pelatihan ini dihadiri oleh 9 peserta dari berbagai kalangan. Materi Basic Arduino Training disampaikan oleh Sdr Daniel Kristanto, S.KOM yang menjelaskan dasar-dasar dari pemrograman board Arduino, seperti pengaturan I/O digital, I/O analog (ADC dan PWM) dan komunikasi serial.


Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini karena selain penyampaian materi yang detil, peserta juga diajak untuk melakukan pengembangan aplikasi sederhana. Sehingga para peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga praktek secara langsung.




Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat mengembangkan sendiri materi yang telah disampikan untuk dapat lebih menguasai modul Arduino secara detil.

Selamat berinovasi!!!!!!!!!!!

Rabu, 06 Februari 2013

Monitoring Suhu Ruangan Dengan Menggunakan Raspberry Pi

Popularitas Raspberry Pi saat ini sedang naik daun, baik di Indonesia ataupun di luar negeri. Begitu banyak tutorial ataupun tips dan trick dalam melakukan hack  pada Raspberry Pi. Pada artikel ini tidak membahas secara detil apa itu Raspberry Pi, akan tetapi hanya sebatas share informasi bahwa Raspberry Pi dapat juga digunakan sebagai kontroller dan sekaligus media untuk menampilkan data yang telah diproses melalui layar LCD HDMI/VGA ataupun TV dengan menggunakan program User Interface yang sederhana.
Informasi lebih detil dapat dilihat pada website resmi dari Raspberry Pi 

Artikel ini membahas secara singkat bagaimana cara membaca suhu ruangan dengan menggunakan modul DT-Sense Temperature Sensor. Jenis antarmuka yang digunakan pada aplikasi kali ini adalah UART TTL.
Perhatikan : Level tegangan pada Raspberry Pi adalah 3,3V, sedangkan DT-Sense Temperature Sensor adalah 5V. Agar tidak terjadi kerusakan di Raspberry Pi karena mendapat level tegangan data 5VDC, gunakan DT-I/O Level Converter yang membantu dalam proses konversi level tegangan dari 5V ke 3,3V ataupun sebaliknya.

Sebagai bahasa pemrograman di Raspbian (OS dari Raspberry Pi), digunakan Python. Sedangkan untuk urusan User Interface, menggunakan Qt dengan tambahan library pyqt4.

Berikut ini tampilan dari proses pembacaan sensor suhu.


Berikut ini list program temp.py


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
#!/usr/bin/python
import serial
import sys
from PyQt4 import QtGui, QtCore

class Example(QtGui.QWidget):
 def __init__(self):
  super(Example, self).__init__()
  self.initUI()
  
 def initUI(self):
  
  self.coba = serial.Serial("/dev/ttyAMA0",38400,timeout=1)
  self.coba.open()
  
  timer = QtCore.QTimer(self)
  timer.timeout.connect(self.processData)
  timer.start(500)
  
  self.lbl_1 = QtGui.QLabel(self)
  self.lbl_1.setText("Temperature : ")
  self.lbl_1.move(110,30)
  self.lbl_1.adjustSize()
  
  self.lbl_temp = QtGui.QLabel(self)
  self.lbl_temp.move(210,30)
  
  self.setGeometry(300, 300, 350, 70)
  self.setWindowTitle('DT-Sense Temperature Sensor')
  self.show()
  
 def processData(self):
  self.coba.write (chr(0))
  x = self.coba.read()
  if x <> "":
   self.lbl_temp.setText(str(ord(x)))
   self.lbl_temp.adjustSize()

def main():
 app=QtGui.QApplication(sys.argv)
 ex=Example()
 sys.exit(app.exec_())
 
if __name__ == '__main__':
 main()

Rabu, 30 Januari 2013

Pelatihan Gratis Kit Robot OLLO

Divisi training Innvovative Electronics yang bekerja sama dengan DigiWare kembali menghadirkan pelatihan gratis bagi anak-anak untuk belajar dan bermain bersama OLLO. Keterangan lengkap dapat dilihat pada poster berikut ini :


Informasi lebih lanjut dapat mengunjungi situs www.Digi-Ware.com.

Pelatihan Gratis Pemrograman Arduino

Divisi training Innovative Electronics bekerja sama dengan DigiWare kembali menghadirkan pelatihan gratis bagi para pembeli modul Arduino di DigiWare. Keterangan lengkap dari dilihat pada poster ini :


Informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi situs www.Digi-Ware.com.