Ads 468x60px

Senin, 13 Agustus 2012

Penggunaan WiFi untuk sistem komunikasi data (Internet of Things)

Teknik pertukaran data saat ini telah memasuki era wireless, dimana data yang dikirimkan oleh pengirim tidak harus dilewatkan kabel agar dapat sampai ke penerima, melalinkan melalui udara (RF / Radio Frequency).

Terdapat beberapa modul RF yang cukup populer telinga para penggemar dunia elektronika, yaitu Zigbee, WiFi, RF 433,92MHz, dll. Apabila sistem wireless ini ingin diterapkan pada sistem aplikasi yang kompleks, seperti IoF, maka pilihan modul RF yang biasa digunakan adalah WiFi dan Zigbee. Sebenarnya ada teknolgi wireless yang lain, seperti 6LoWPAN, akan tetapi teknologi ini belum terlalu populer dikalangan penggemar dunia elektronika di Indonesia.



Perdebatan tentang penggunaan modul WiFi atau RF (Zigbee) masih sering diperbincangkan dalam perancangan sebuah sistem. Apakah WiFi lebih bagus dari pada Zigbee? atau sebaliknya?

Berikut ini penjelasan singkat yang mungkin bisa memberikan sedikit informasi dalam memilih modul Wireless.

Keuntungan WiFi :
  • Sudah terintegrasi dengan Internet Gateways (WiFi Access Point), memudahkan masing-masing device pada sistem dapat terhubung ke Internet tanpa memerlukan tambahan jaringan lagi.
  • Hampir semua produk-produk smartphone saat ini telah dilengkapi dengan WiFi, sehingga dalam mengatur sistem yang menggunakan WiFi dapat dengan mudah langsung dikendalikan ataupun di monitor melalui sebuah layar smartphone.
  • Sudah memiliki standarisasi, sehingga para penggembang hanya memikirkan pada sistem pengembangan sistem (tidak perlu memikirkan lagi standarisasi komunikasi data).
  • Terintegrasi dengan sistem keamanan, seperti WPA,WPA2, WEP, dll
Kelemahan WiFi :
  • Masih cukup mahal dari sisi hardware jika dibandingkan dengan modul RF
  • Konsumsi daya yang cukup rendah jika dibandingkan dengan modul RF
  • Jika menggunakan modul WiFi yang low power, pada implentasi di dalam ruangan kurang cukup bagus.
Keuntungan modul RF
  • Jarak jangkauan bisa jauh dan sangat bagus dalam implementasi indoor
  • Harga yang cukup kompetitif.

Lalu, mana yang lebih bagus?

Dalam perbandingan ini tidak menilai mana yang lebih bagus, akan tetapi semua ini dapat dilihat dari 2 sisi, yaitu : 
  1. Sistem aplikasi yang inign dikembangkan (kondisi lingkungan, penggunaanya)
  2. Hasil yang ingin dicapai

Sebagai contoh : 
  • Jika pada suatu sistem ingin dirancang untuk dapat dikendalikan melalui jaringan internet, maka mungkin pilihan modul WiFi menjadi pilihan utama
  • Jika pada suatu sistem ingin dirancang untuk bekerja pada suatu gedung dan terpisah-pisah diantara dinding-dinding beton, mungkin pilihan modul RF menjadi solusi utama.


Perihal informasi tentang macam-macam modul RF dan modul WiFi dapat dilihat pada www.InnovativeElectronics.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar